Selasa, 10 Ogos 2010

Wangian dalam Islam

Bismillahirahmanirrahim....

Salam sejahtera...

Aku seorang yang suka pada wangi-wangian. Sudah tentu anda juga begitu. Pabila terhidu wangian, hati akan berasa tenang kerana syurga itu sendiri wangi dan penuh dengan ketenangan.

Abu Sufyan dan Jabir r.a memberitakan Rasulullah SAW bersabda yang bermaksud,

"Allah s.w.t berfirman kepada Syurga, Wangilah untuk penghuni engkau!, lalu Syurga pun bertambah mewangi. Maka demikianlah bahawa hawa dingin(serta keenakan baunya) yang dirasai manusia (di dunia) dikala dinihari. Iaitu sebagaimana juga Allah menjadikan api di dunia dan kepedihannya, juga kegelisahan dan dukacitanya sebagai peringatan tentang api di Akhirat."


Disini bagaimana dikaitkan syurga, satu nikmat dan anugerah Allah s.w.t kepada hambaNya yang paling bernilai dan tinggi pemberianNya kepada mereka yang bertakwa dengan sifat wangi. Malah terdapat banyak lagi riwayat-riwayat yang dikaitkan nikmat dan anugerah Allah s.w.t dengan sifat wangi. Wangi-wangian juga adalah merupakan kegemaran Rasulullah SAW,di mana beliau pernah bersabda yang bermaksud,

"Sesungguhnya Allah menyukai setiap yang berbau harum (wangi) dan suka pada pakaian yang bagus-bagus"

(Hadis Riwayat Ad-Dailami)



Rasulullah SAW sangat berminat dan memakai wangi-wangian, sebaliknya membenci bau-bauan yang busuk dan keji. Keadaan ini dirakamkan oleh sahabat Nabi SAW, iaitu Anas bin Malik r.a,

Sesungguhnya Nabi SAW tidaklah beliau menolak (apabila diberikan) wangi-wangian)


Kembali kepada persoalanan minyak wangi, bagaimana pandangan Islam terhadap penggunaan minyak wangi terutama bagi kaum wanita? Berikut beberapa penjelasan yang diambil dari buku al-Masaail Jilid 2 hal. 151 karya Ustadz Abdul Hakim bin Amir Abdat. Semoga dapat kita ambil hikmahnya dan tentunya dapat diamalkan oleh kita semua:-



1.Nabi SAW bersabda “Barangsiapa yang diberi harum-haruman, maka janganlah ia menolaknya, kerana sesungguhnya ia ringan bebannya (ringan dibawa) dan harum baunya.” (Shahih riwayat Ahmad, Nasa’i, Muslim, dan Abu Dawud dari Abu Hurairah).

2. Nabi SAW bersabda “Diberi kecintaan kepadaku dari (urusan) dunia kamu, ialah wanita, harum-haruman/wangi-wangian, dan dijadikan kesejukan mataku di dalam solat.” (Shahih riwayat Ahmad, Nasa’i, Hakim dan Baihaqi dari Anas bin Malik).

3. Nabi SAW bersabda “Sebaik-baik harum-haruman (buat kamu) ialah : misk/kasturi.” (Shahih riwayat Ahmad, Muslim, Abu Dawud, Nasa’i dari jalan Abu Said al Khudriy).

4.Nabi SAW bersabda “Apabila salah seorang dari kamu (kaum wanita) menghadiri (solat) ‘Isya (di masjid) maka janganlah ia memakai wangi-wangian.” (Shahih riwayat Muslim, Ahmad, Nasa’i dari jalan Zainab).

5.Nabi SAW bersabda “Siapa saja perempuan yang memakai harum-haruman, maka janganlah ia menghadiri (solat) ‘Isya (di masjid) bersama kami.” (Shahih riwayat Ahmad, Muslim, Abu Dawud, dan Nasa’i dari Abu Hurairah).

6.Nabi SAW bersabda “ Apabila seorang perempuan keluar ke masjid, maka hendaklah ia mandi (membersihkan diri) dari wangi-wangian sebagaimana ia mandi janabat.” (Shahih riwayat Nasa’i dari Abu Hurairah).

7.Nabi SAW bersabda “Siapa saja perempuan yang memakai minyak wangi kemudian keluar ke masjid nescaya tidak diterima solatnya sehingga ia mandi dahulu (membersihkan dirinya dari wangi-wangian tersebut).” (Shahih riwayat Ibnu Majah dari jalan Abu Hurairah).

8.Nabi SAW bersabda “Siapa saja perempuan yang memakai minyak wangi kemudian ia keluar, lalu ia melewati suatu kaum (orang banyak) supaya mereka mendapati (mencium) baunya, maka dia itu adalah perempuan zina.” (Hasan riwayat Ahmad, Nasa’i, Abu Dawud, Tirmidzi, Ibnu Hibban, Hakim, Ibnu Khuzaimah, dan Thahawi dari Abu Musa).



Rujuk artikel asal untuk penerangan setiap hadith di sini.

Renung-renungkan dan Selamat beramal.

Isnin, 9 Ogos 2010

Datangnya dinanti... perginya dirindui...




Bismillahirahmanirrahim...

"Wahai orang-orang yang beriman ! Diwajibkan kepada kamu puasa sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang yang sebelum kamu,supaya kamu menjadi orang-orang yang bertaqwa." (S.al-Baqarah:183)

PUASA menurut syariat ialah menahan diri dari segala sesuatu yang membatalkan puasa (seperti makan, minum, hubungan kelamin, dan sebagainya) semenjak terbit fajar sampai terbenamnya matahari,dengan disertai niat ibadah kepada Allah,karena mengharapkan redho-Nya dan menyiapkan diri guna meningkatkan Taqwa kepada-Nya.

RAMAHDAN bulan yang banyak mengandung Hikmah didalamnya.Alangkah gembiranya hati mereka yang beriman dengan kedatangan bulan Ramadhan. Bukan sahaja telah diarahkan menunaikan Ibadah selama sebulan penuh dengan balasan pahala yang berlipat ganda,malah dibulan Ramadhan Allah telah menurunkan kitab suci al-Quranulkarim,yang menjadi petunjuk bagi seluruh manusia dan untuk membedakan yang benar dengan yang salah.

Puasa Ramadhan akan membersihkan rohani kita dengan menanamkan perasaan kesabaran, kasih sayang, pemurah, berkata benar, ikhlas, disiplin, terthindar dari sifat tamak dan rakus, percaya pada diri sendiri, dsb.

Meskipun makanan dan minuman itu halal, kita mengawal diri kita untuk tidak makan dan minum dari semenjak fajar hingga terbenamnya matahari,karena mematuhi perintah Allah.Walaupun isteri kita sendiri, kita tidak mencampurinya diketika masa berpuasa demi mematuhi perintah Allah s.w.t.

Ayat puasa itu dimulai dengan firman Allah:"Wahai orang-orang yang beriman" dan disudahi dengan:" Mudah-mudahan kamu menjadi orang yang bertaqwa."Jadi jelaslah bagi kita puasa Ramadhan berdasarkan keimanan dan ketaqwaan.Untuk menjadi orang yang beriman dan bertaqwa kepada Allah kita diberi kesempatan selama sebulan Ramadhan,melatih diri kita,menahan hawa nafsu kita dari makan dan minum,mencampuri isteri,menahan diri dari perkataan dan perbuatan yang sia-sia,seperti berkata bohong, membuat fitnah dan tipu daya, merasa dengki dan khianat, memecah belah persatuan ummat, dan berbagai perbuatan jahat lainnya.Rasullah s.a.w.bersabda:

"Bukanlah puasa itu hanya sekedar menghentikan makan dan minum tetapi puasa itu ialah menghentikan omong-omong kosong dan kata-kata kotor."
(H.R.Ibnu Khuzaimah)

Beruntunglah mereka yang dapat berpuasa selama bulan Ramadhan, karena puasa itu bukan sahaja dapat membersihkan Rohani manusia juga akan membersihkan Jasmani manusia itu sendiri, puasa sebagai alat penyembuh yang baik. Semua alat pada tubuh kita senantiasa digunakan, boleh dikatakan alat-alat itu tidak berehat selama 24 jam. Alhamdulillah dengan berpuasa kita dapat merehatkan alat pencernaan kita lebih kurang selama 12 jam setiap harinya. Oleh karena itu dengan berpuasa, organ dalam tubuh kita dapat bekerja dengan lebih teratur dan berkesan.

Perlu diingat ibadah puasa Ramadhan akan membawa faaedah bagi kesehatan
rohani dan jasmani kita bila ditunaikan mengikut panduan yang telah ditetapkan, jika tidak maka hasilnya tidaklah seberapa malah mungkin ibadah puasa kita sia-sia sahaja.

Allah berfirman yang maksudnya:

"Makan dan minumlah kamu dan janganlah berlebih-lebihan sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan." (s.al-A'raf:31)

Nabi s.a.w.juga bersabda:

"Kita ini adalah kaum yang makan bila lapar, dan makan tidak kenyang."

Tubuh kita memerlukan makanan yang bergizi mengikut keperluan tubuh kita. Jika kita makan berlebih-lebihan sudah tentu ia akan membawa muzarat kepada kesehatan kita. Boleh menyebabkan badan menjadi gemuk, dengan mengakibatkan kepada sakit jantung, darah tinggi, penyakit kencing manis, dan berbagai penyakit lainnya. Oleh itu makanlah secara sederhana, terutama sekali ketika berbuka, mudah-mudahan Puasa dibulan Ramadhan akan membawa kesehatan bagi rohani dan jasmani kita. Insy Allah kita akan bertemu kembali.

Allah berfirman yang maksudnya: "Pada bulan Ramadhan diturunkan al-Quran
pimpinan untuk manusia dan penjelasan keterangan dari pimpinan kebenaran
itu, dan yang memisahkan antara kebenaran dan kebathilan. Barangsiapa menyaksikan (bulan) Ramadhan, hendaklah ia mengerjakan puasa.

(s.al-Baqarah:185)
Oleh Ustaz Syed Hasan Alatas

Jumaat, 6 Ogos 2010

Jumaat, 23 Julai 2010

Roses are red, tulips are blue, ...................



Roses are red tulips are blue
Who is in my heart? There is only u ~~~ :)

Roses are red tulips are blue
Who I want to be with? I want to be with only you ~~~ :)

Roses are red tulips are blue
What I always thinking of? I am always thinking of you ~~~ :)

Roses are red tulips are blue
Until the end of time I just want to be wirh you ~~ :)


Amacam ? Jiwa-jiwa kan saya. Tidak mengapa :). Bukan sentiasa :). Kalau jiwa tu normal datangnye sekali sekala :) .

Isnin, 5 Julai 2010

Edisi tak puas hati~~


(ihsan Pakcik Gugel)

Bismillahirrahmanirrahim~~

Lu ni kan kan kan ... bikin wa panas je kan kan kan... lu nk bahan org ikut sedap mulut lu je kan kan kan ... wa tak kesah kalau lu nk bahan wa ... wa terima ngan hati terbuka... tapi bile wa bahan lu balek lu marah... cam nk cari gadoh je ..... seb bek lu jaoh .... kalau lu dekat wa pi jumpe lu kan kan kan ... wa titik titik je jari jemari lu.... lu ingat lu da cukup bagus ke ??? kalau lu ingat lu bagus kan kan kan .... pasti ade yang lebih bagus dari lu la .... kalau inai disapu di jari .... wa calit taik idung kat dahi lu .... walaweh ... lu ni kan kan kan .... bikin wa panas je kan kan kan ... lu dengar sini...
berapa dalam laut Inggeris,
wa berani menebar jala,
berapa dalam tikaman keris,
wa berani menahan dada...
Pantang anak Melayu mengundur dirinya pun...
patah atap kerana buluh,
atap dijalin dengan tali,
patah sayap bertongkat paruh,
namun berundur tidak sekali...
Lu ni kan ..... tak mengukur baju dibadan sendiri... kan kan kan .... sekali wa ketis, berderai tulang rusuk lu .... dengarkan ini wahai lu...
bukan dedak sebarang dedak,
dedak seberang laut jati,
bukan budak sebarang budak,
ini budak berani mati...
Kalau lu berani lu sini datang la .... lu ingat wa takut ??
anak kuda mati direjam,
mati terlentang ditepi padang,
memang ada senjata tajam,
wa tggu apa yang datang...

Kisah diatas aku olah setelah membaca Pelita Bahasa keluaran DBP. Artikel yang bertajuk 'Nilai Keberanian dalam Pantun Melayu' oleh Mohd AsifMohd Alwi